REVIEW ALBUM : OZ THE ODDZ – I’M GOOD. I’M FINE.

Kepulauan Bali, sebuah provinsi yang menjadi sebuah magnet dalam sektor pariwisata. Namun di Pulau Dewata yang anggun tersebut ternyata ada yang lebih melekat dari suara bising motor oleh keonaran sang turis atau Desa Canggu yang eksotis. Lepas dari semua keunikan pulau tersebut, provinsi ini justru dianggap sebagai tempat lahirnya musisi-musisi/band-band ternama di Indonesia. Sebut saja Dewa Budjana, Superman Is Dead, Balawan, Navicula, Mahalini, Dialog Dini Hari, Nosstress, dan tentunya saja salah satunya yaitu Oz the Oddz.

Meskipun namanya tak begitu dikenal luas, namun sang rapper asal Denpasar ini mempunyai sebuah rencana jangka panjang dalam mengembangkan musikalitasnya. Sejak tahun 2017, Oz the Oddz mulai berkarya melalui sebuah platform SoundCloud dan disitulah ia mulai produktif dalam mengeluarkan rilisan-rilisan single, mixtape, hingga album. Ia juga unjuk gigi dalam penelusuran unsur-unsur musik dari tiap sudut dan lalu ia jadikan aspek tersebut untuk menggabungkan unsur hip-hop dengan unsur yang lain. Secara harfiah, ia tetap mempunyai aspek ketulenannya dalam bermusik.

Kali ini di tahun 2023, Oz the Oddz mengeluarkan sebuah karya lengkap terbarunya, yaitu sebuah album yang berjudul I’m Good. I’m Fine.. Track dari album berjumlah 13 lagu dan dirilis dibawah naungan label False Surprise Records. Di album terbarunya, Oz the Oddz mendemonstrasikan sebuah terobosan hip-hop yang segar dengan menyajikan unsur-unsur campuran musik lainnya yaitu emo, trap, rock alternatif, pop punk, dan lainnya yang masih sejalan dengan tona. Ia bahkan juga menggaet beberapa musisi yang dijadikan sebagai featured artist seperti SweetPablo, FakieFunk, Bad Eight18teen, & 99blessed.

Dibuka dengan sebuah percakapan telepon lalu bertransisi ke sebuah nyanyian pembuka di lagu Reminiscing. Disinilah Oz the Oddz memulai sesi drill-nya lewat album teranyarnya. Dari semua lagu, ia menyuguhkan tema yang begitu personal dari pengalaman hidupnya, terutama topik tentang percintaan. Ia menuangkan semua emosi yang mengarah ke lirik-lirik tentang cinta antara dilema, kehampaan, dan kesempatan kedua dalam sebuah hubungan.

Untuk gaya penyampaian dari Oz the Oddz, ia membawakannya secara santai tanpa gimmick seperti biasanya. Tanpa basa-basi, ia menunjukkan keseriusannya lewat album hip-hop yang sangat bercondong ke emo rap. Bahkan, si rapper tersebut masih konsisten dalam bereksplorasi ke ranah-ranah yang tertentu. Meskipun album teranyar ini tidak sepenuhnya sempurna, ia mampu membuat album ini terasa segar dan ringan. Secara tidak langsung, ia menyelipkan sebuah sentuhan yang catchy untuk didengarkan pada sebagian lagu-lagu yang tertera di album baru ini.

Berbicara tentang pembawaan topik, tidak luput juga dari permainan gitar yang dibalut dengan unsur pop punk & rock alternatif di album ini. Secara keseluruhan, peran instrumen gitar bisa dibilang hampir dominan di tengah-tengah unsur ketukan trap yang turut melengkapi pada tiap lagu yang ada di album teranyarnya Oz the Oddz, mulai dari lagu Me, Should I?, One Night, Understand, Sick Of Waiting, Too Young, & Waste My Time. Secara garis besar, ia tidak menyalahgunakan unsur-unsur yang diatas tersebut secara berlebihan dan masih berfokus pada keseimbangan sebuah takaran yang tepat.

Untuk kata penutup/kesimpulan untuk ulasan album ini; apakah kalian muak atau enyah melihat beberapa rapper yang mencoba sok ikut-ikutan bermain di ranah pop punk secara berlebihan pada waktu belakangan ini? Maka album teranyar oleh Oz the Oddz yang bertajuk I’m Good. I’m Fine. akan menemani kuping kalian semua dalam merasakan sebuah rasa yang sarat akan tenggelam dalam emosi yang menuai.

Author’s Cuts : Reminiscing, Down, Empty, Me, Should I?, Second Chance, One Night, Understand, Sick Of Waiting, Someday, Too Young, Waste My Time

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *