Luh Calm Fit: Definisi dan Relasi dengan Jerk Music

Luh Calm Fit: Definisi dan Relasi dengan Jerk Music

Siapa yang di sini suka nonton konten spill outfit, OOTD (outfit of the day), atau GRWM (get ready with me)? Kalau iya, kamu harusnya udah gak asing dengan konsep fit pic.

Fit pic adalah kegiatan memamerkan pakaian kepada orang-orang dengan menggunakan foto. Dewasa kini, menyebarkan fit pic (“fit” adalah singkatan dari “outfit”) sangat dipermudah dengan adanya internet. Fit pic memiliki kaitan yang erat dengan hip-hop, terutama ketika rapper gorong-gorong seperti Chief Keef dan Soulja Boy mempopulerkan tren ini dengan pose mereka masing-masing.

Calm Luh Fit: Definisi dan Relasi dengan Musik Jerk
Nampaknya Chief Keef dan Summrs berfoto di rumah yang sama.

Sampai sekarang, baik fit pic dan mirror selfie rajin dilakukan banyak rapper underground, tak jarang mereka jadikan sampul untuk lagu di Soundcloud. Bukan untuk mendiskreditkan keterkaitan fesyen dan musik hip-hop dari awal zaman ketenarannya yang identik dengan bling culture, hanya saja tradisi ini lebih didemokratisasi di masa kini.

TikTok mendorong tren Luh Calm Fit lebih jauh

TikTok membuat orang semakin mudah dan antusias untuk mengekspresikan diri mereka, terutama dengan iming-iming apresiasi dari ratusan, bahkan jutaan orang asing di internet. Tidak heran jika fit pic jadi salah satu subkultur tersendiri di TikTok.

Hal ini bisa terlihat dari ketenaran Luke Blovad, yakni seorang content creator yang berhasil membawa fit pic ke tingkatan lebih tinggi. Style-nya yang identik dengan Jesse Pinkman dan ironi gambar tengkorak tempe goreng dan es teh berpadu dengan effort yang sungguhan keren. Pengambilan gambar klaustrofobik, naskah unik, dan pengeditan yang agresif diiringi oleh mashup unik, salah satunya dari Lying From You-nya Linkin Park menuju Take Da Charge dari Project Pat. Banyak hal yang ditawarkan Luke Blovad, dan semuanya diterima dengan baik oleh netizen, yang kalau menggunakan kata-kata mereka, goes hard.

Hard yang berkonotasi agresif memiliki antitesisnya yang lebih woles. Dalam dunia per-outfit-an, “calm” dipilih jadi penggambaran antitesis tersebut. Ga heboh, kalem, tapi tetep get that sh*t on. Namun, makin ke sini “calm” justru memiliki stigma yang negatif. Maka gak heran jika “luh calm outfit” (“luh” adalah penyebutan singkat dari “little”, sama kayak “lil” ) muncul dengan banyak lelucon di dalamnya.

Gue sendiri pertama tahu frasa tersebut dari video Tiktok-nya WeySoskii, yakni seorang anak sekolah yang memamerkan setelan bajunya. Tulisan “luh calm school fit day 2” terpampang sembari dia berpose dengan baju yang orang-orang anggap kurang cocok dengan badannya. Terlepas dari opini orang soal pakaian WeySoskii, gue percaya kalau kepercayaan dirinya menginspirasi sebuah tren.

Luh Calm Fit: Definisi dan Relasi dengan Musik Jerk
Duke Dennis and his calm luh 1970 fit 🔥🔥

Anggota AMP Duke Dennis jadi “korban” luh calm fit ketika fit pic jadulnya di Facebook jadi bulan-bulanan netizen. Kemudian tren berlanjut ketika orang terlalu berdedikasi menunjukkan fit mereka dengan melepas semua apparel di halaman sekolah. Gak dipungkiri, fit pic bakal selalu berevolusi bahkan mungkin 1 hari setelah tulisan ini terbit.

Apa itu Jerk Music?

Awalnya, lagu-lagu pengantar luh calm fit selalu identik dengan hip-hop. WeySoskii yang sempat kita bahas kerap menggunakan lagu Ken Carson, dan tren telanjang bulat yang bisa kalian lihat di atas itu itu biasa menggunakan Surfin da Trend dari Conez yang dua-duanya punya nuansa rage. Secara khusus, tren terbaru dari luh calm fit menggunakan genre jerk sebagai partner barunya.

Jerk, dengan sebutan lain jerk music, adalah sebuah genre yang didedikasikan untuk tarian dengan nama yang sama. Sama seperti breakcore, nama genre ini diambil alih, dari yang dulunya merupakan lagu-lagu minimalis pengiring pesta seperti Teach Me How to Dougie-nya Cali Swag District menuju gelombang baru yang sedang merebak di gorong-gorong. Mulai kini kita akan membahas jerk versi baru.

Karakteristik Jerk Music

Tidak jarang jerk memanfaatkan clap di tiap 1/4 ketukannya sebagai ritme maupun suara “eh” di setiap ketukan genapnya. Tempo yang sekitar 180-an BPM memberi kesan agresif, namun tetap chill karena perkusi yang ditaburi tidak begitu penuh. Gue pribadi denger ada sedikit kemiripan dari segi bassline antara jerk dengan robloxcore/digicore yang masuk akal karena dua-duanya bertempo cepat. Namun jerk lebih memiliki nuansa yang lebih whimsical.

Pasalnya, synth yang digunakan di lagu-lagu jerk kerasa kayak ngebawa kamu ke game medieval MS-DOS layak Runescape. Mereka atmosferik, repetitif, dan terbantu dengan tempo yang memang cocok banget dibawa joget. Hal ini bisa kamu lihat di dua lagu xaviersobased, yakni patchmade dan top 1. Keduanya tenar berkat snippet yang xavier unggah di media sosial, khususnya Tiktok. 

xaviersobased, kashpaint, YhapoJJ, ksuuvi, Nettspend, dan banyak underground artist membuat musik jerk menjadi lebih prominen dari sebelumnya. Mereka semua ga exclusively membuat musik jerk, tapi justru itu yang jadi spesial. Ketika membuat lagu jerk, mereka memasukkan rasa tersendiri dalam karya mereka. Meski ga dipungkiri gue sendiri kurang suka gimana genre ini (dan musik underground in general) punya durasi yang makin pendek. X & Sex-nya Osamason punya durasi 50 detikan dan itu lagu paling terkenalnya di album Osama Season, and don’t get me started on Jaydes.

Hubungan Luh Calm Fit dengan Jerk Music

Media sosial Tiktok terbukti jadi sarang inkubasi untuk beberapa genre, utamanya rage dan breakcore. Ada sesuatu yang sangat keren dalam mengasosiasikan sebuah momen dalam lagu-lagu tertentu. Jerk juga melakukan hal serupa, dan kebetulannya dalam ranah meme luh calm fit. Atau calm luh fit. Iya, istilahnya jadi berbalik-balik setelah kemunculan lagu ini.

1 September kemarin, tweaknh merilis sebuah lagu yang berjudul calm luh fit. Diproduksi oleh kashpaint, calm luh fit mengatakan apa yang ia mau katakan, yakni meneruskan joke yang sudah ada beberapa minggu lalu. Di Tiktok, lagu ini jadi pengiring slideshow yang mem-breakdown bagian pakaian dari seseorang sebelum akhirnya menyajikan punchline di slide terakhir. Ada juga yang unironically joget di lagu ini, yang gue maklumin. The song is just chill like that 🗣

Ini ga ada hubungannya sama luh calm fit, tapi lagu jerk lain yang lagi naik (at least di FYP gue) adalah Slipped Up-nya Certified Trapper yang di-remix jadi lebih agresif. Meski nuansanya jerk, tapi emang ada sedikit nuansa sigilkore yang ditandai sama sedikit chopping di sana-sini. Lagu ini sendiri jadi pengiring untuk slideshow editan foto-foto orang menggunakan filter intense charm-nya Snapchat. Ga jarang di komen berisi komen “no filter” dan “100% natural”. Gatekeeping/bercanda ini bikin gue agak bingung untuk menemukan filter yang sesungguhnya.

Penutup

Jerk memang bukan untuk semua orang, tapi semua yang menyukainya perlahan makin menunjukkan eksistensinya. Sama seperti luh calm fit yang merupakan pemugaran ulang dari tren fit pic yang sudah eksis 10 tahun lalu, jerk juga terasa seperti hal yang sama. Keduanya merupakan wadah yang memiliki rentang waktu tertentu untuk diisi dengan berbagai macam influens pop, terutama ironi yang kental.

Overall, jerk emang mulai kelihatan menemukan ruangnya di khalayak. Jelas, ga bakal sebesar genre yang lebih approachable seperti rage dan drill (gue berusaha ga jadi peramal setelah kegagalan hyperpop), tapi gue bersyukur masih bisa tahu daya tarik musik-musik aneh kayak gini, terlebih dengan meme yang gak kalah unapproachable-nya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *