Azealia Banks in the video of her song, 212

“212”: Membawa Hip House ke Musik Mainstream dan Menjadikan Azealia Banks Seorang Ikon Musik

212 adalah single debut dari rapper asal New York, Azealia Banks. Dirilis pada akhir tahun 2011, Banks yang pada saat itu masih berusia 20 tahun dan baru saja meninggalkan label rekaman pertamanya, XL Recordings, berkolaborasi dengan duo produser Lazy Jay dan melahirkan lagu Hip House paling ikonik yang pernah ada. Berselancar di atas gelombang musik elektro pop yang pada saat itu sedang marak di industri musik populer, Azealia dan Lazy Jay sukses memberikan warna dan twist baru yang menyajikan suatu suara yang terdengar fresh dan forward-thinking dibanding dengan karya artis-artis lainnya.

Meninggalkan XL Recordings adalah turning point bagi karir Azealia. Ia tidak memiliki label rekaman yang menaunginya pada saat itu namun ia masih tetap gigih berkarya. 212 adalah single pertamanya yang resmi dirilis dan menjadi lompatan pertama Azealia sebagai musisi profesional.

Lagu ini mengkorporasikan musik Hip Hop dan House, menggunakan track Float My Boat dari Lazy Jay sebagai latar dari penampilan Azealia. Kombinasi dari gaya Azealia yang witty dan percaya diri dengan musik house yang menggoyangkan tubuh menciptakan perpaduan yang amat fun dan energetik.

Penampilan Azealia sangat mencuri perhatian. Berbagai gaya rap yang berbeda ia tunjukkan dalam lagu ini, dan ia menampilkan semuanya lengkap dengan personality-nya yang sassy, percaya diri, penuh dengan agresi, dan liar. Tentunya ini adalah sebuah pertunjukan bakat yang memukau, terutama bagi seorang musisi muda dalam single pertamanya.

Dua verse pertama dari 212 dimulai dengan kuat, menunjukkan skill rapping Azealia dalam melantunkan lirik-lirik yang vulgar dan berani dibalut dengan produksi karya Lazy Jay yang penuh energi. Kedua verse ini berperan penting dalam memacu adrenalin pendengar dan keduanya diakhiri dengan instrumental reset, seolah mempersiapkan pendengar untuk level yang lebih tinggi.

Hal tersebut sukses dilakukan, dengan bagian bridge dimana Azealia melantunkan vokalnya yang merdu, hanya untuk disusul secara langsung oleh final rap yang liar dan eksplosif.

Lagu ini menunjukkan potensi Azealia Banks yang besar sebagai seorang rapper. Kepribadian sosoknya yang berani dan percaya diri terdengar dengan jelas dalam debut single-nya. Ia sukses menempati beberapa tangga lagu di negara-negara di Eropa dan berhasil menarik perhatian penikmat musik, mendorong artis-artis dan produser musik lainnya untuk membawa musik Hip House dari underground ke surface.

Sangat disayangkan saat ini Azealia Banks lebih dikenal di mata publik sebagai figur yang congkak terutama di media sosial, di mana ia sering menuai kontroversi dengan berbagai statement yang ignorant dan bahkan dianggap rasis. Tak jarang juga ia terlibat dalam konflik dengan selebriti lainnya di media sosial –terutama Twitter, dan kebanyakan dimulai oleh Azealia sendiri– seperti Lana Del Rey, T.I., Cardi B, Rihanna, Skai Jackson, Rita Ora, dan masih banyak lagi. 

Terlepas dari banyaknya kontroversi yang mengelilinginya, personality Azealia yang vulgar dan agresif pulalah yang membuatnya menjadi ikon musik. Karya dan lagu-lagu Azealia Banks patut menuai respect dan pujian, mewarnai dunia musik Pop dan Hip Hop dengan gaya musik yang kreatif dan revolusioner.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *